Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Summary Jenis SIM

ERP (Enterprise Resource Planning)

Pengertian 
ERP (Enterprise Resource Planning) adalah sebuah konsep untuk merencanakan dan mengelola sumber daya perusahaan meliputi dana, manusia, mesin, suku cadang, waktu, material dan kapasitas yang berpengaruh luas mulai dari manajemen paling atas hingga operasional di sebuah perusahaan. ERP terdiri dari 3 elemen yaitu Enterprise (perusahaan), Resource (sumber daya), dan Planning (Perencanaan).

Contoh Implementasi
PT Kanemochi Indonesia mengimplementasikan solusi SAP Business All In On solusi terintegrasi piranti lunak ERP (Enterprise Resources Planning) yang diperuntukkan bagi perusahaan skala menengah.PT. Kanemochi Indonesia melihat SAP sangat penting untuk diimplentasikan di dalam industri retail.

Penerapan dalam Aplikasi Bonastoco dirancang untuk mengolah data transaksi keuangan perusahaan serta menghasilkan laporan analisis transaksi dan keuangan perusahaan yang dibutuhkan. Program ini dilengkapi dengan berbagai macam modul transaksi

Modul dalam Aplikasi ERP Bonastoco
  • Pembelian (Purchasing)
  • Penjualan (Sales)
  • Sistem Persediaan Barang (Inventory)Utang (Account Payable)
  • Piutang (Account Receivable)
  • Kas dan Bank (Cash & Bank)
  • Buku Besar (General Ledger)
  • Marketplace

SCM ( Supply Chain Management )

Setiap organisasi perusahaan memerulkan Supply Chain Management (SCM), karena SCM mengintegrasikan semua aktivitas pergerakan barang-barang, baik barang material dari pemasok, pemrosesan barang material menjadi barang dalam proses (work-in proces) dan barang jadi (finished goods), dan selanjutnya mendistribusikan barang tersebut kepada pelanggan. SCM memastikan organisasi perusahaan mampu men-deliver produk atau jasa yang berkualitas dengan waktu yang cepat dan cost yang efisien.

Aktifitas kunci dalam SCM, mencakup:
Pemetaan kebutuhan dan unmet demmand  pelanggan untuk menentukan forecasting penjualan dan produksi, pemenuhan order penjualan, vendor management, proses produksi, pergudangan & inventory, pengelolaan accounts payable & receivable dan pengelolaan cash inflow & outfow.

Keuntungan dari Supply Chain Management
  • Menjadi mediasi pasar.
  • Dapat menekan biaya produksi.
  • Pemanfaatan aset perusahaan dengan maksimal.
Kekurangan dari Supply Chain Management
  • Perubahan permintaan konsumen.
  • Transit delay yang tidak diharapkan.
  • Permasalahan pemasok, yang berakibat pada penundaan pemenuhan material atau komponen.
  • Kekurangan pergudangan yang menyebabkan penundaan dalam pengiriman barang ke konsumen. 
Contoh Implementasi SCM
PT Carrefour Indonesia, dalam proses rantai pasokan , carrefour menerapkan konsep Just-In Time (JIT). Pada pusat distribusi yang bertujuan mengefisiensikan proses sehingga tidak perlu adanya stok dalam pusat distribusi. Metode ini memungkinkan prosesnya lebih transparan dalam distribusi produk karena tidak ada produk yang tertinggal di gudan.

TPS ( Transaction Processing System )

Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing System disingkat TPS) adalah sistem yang menjadi pintu utama dalam pengumpulan dan pengolahan data pada suatu organisasi. Sistem yang ber-interaksi langsung dengan sumber data (misalnya pelanggan) adalah sistem pengolahan transaksi, dimana data transaksi sehari-hari yang mendukung operasional organisasi dilakukan.

Karakteristik Sistem Pemrosesan Transaksi
Menurut Turban, McLean, dan Wetherbe pada 1999, karakteristik dari TPS adalah sebagai berikut :
  • Jumlah data yang diproses sangat besar
  • Sumber data umumnya internal dan keluaran terutama dimaksudkan untuk pihak internal (meskipun bisa juga diperuntukkan bagi mitra kerja)
  • Pemrosesan informasi dilakukan secara teratur: harian, mingguan, dan sebagainya
  • Kapasitas penyimpan (basis data) besar
  • Kecepatan pemrosesan yang diperlukan tinggi karena volume yang besar
  • Umumnya memantau dan mengumpulkan data masa lalu
  • Masukan dan keluaran terstruktur. Mengingat data yang diproses cukup stabil, data diformat dalam suatu standar
  • Level kerincian yang tinggi mudah terlihat terutama pada masukan tetapi seringkali juga pada keluaran
  • Komputasi tidak rumit (menggunakan matematika sederhana atau operasi statistik)
  • Memerlukan kehandalan yang tinggi
  • Pemrosesan terhadap permintaan merupakan suatu keharusan. Pemakai dapat melakukan permintaan terhadap basis data
Salah satu bentuk penerapan Transaction Processing System (TPS) yaitu dilakukan pada sistem Bank Mandiri yaitu bernama Mandiri Eletronic Foreign Exchange (Mandiri E- FX). Mandiri E-FX ini adalah fasilitas bagi para nasabah dan juga cabang Bank Mandiri untuk melakukan transaksi valuta asing berbasis platform electronic banking.

OAS (Office Automation System)
Office automation System ialah penggunaan alat elektronik untuk memudahkan komunikasi formal dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi dengan orang-orang di dalam dan di luar perusahaan untuk meningkatkan produktivitas kerja. Otomatisasi kantor dimulai pada tahun 1964, ketika IBM memasarkan mesin yang disebut Magnetic Tape / Selectric Typewriter ( MT/ST) yaitu mesin ketik yang dapat mengetik kata-kata yang telah direkam dalam pita magnetik secara otomatis.

Pengguna office autmation biasanya merupakan orang-orang yang bekerja di dalam kantor. Pengguna office automation dibagi ke dalam 4 kategori, yaitu :
  • Manajer, orang-orang yang bertanggung jawab mengelola sumber daya perusahaan, terutama SDM.
  • Profesional, menyumbangkan keahlian khusus yang membedakan mereka dengan sekertaris dan pegawai administrasi.
  • Sekertaris, ditugaskan oleh professional untuk melaksanakan berbagai tugas seperti menangani korespondensi, menjawab telepon dan mengatur jadwal pertemuan.
  • Pegawai administrasi, melaksanakan tugas-tugas untuk sekertaris, seperti mengoperasikan mesin fotokopi, menyusun dokumen, menyimpan dokumen, dll.
OAS yaitu aplikasi teknologi informasi yang di desain untuk meningkatkan produktifitas pekerjaan di kantor dengan dukungan koordinasi dan aktivitas komunikasi.
  • Electronic Mail, komunikasi surat menyurat melalui elektronik / internet.
  • Voice Mailing System, komunikasi suara yang dapatdisimpan dalam memori dengan menggunakan telepon ataukomputer.
  • Voice Information Services, adalah alat yang berguna untukmemberikan jawaban tentang informasi yang dibutuhkanoleh pemakai telepon. Informasi yang diberikan hanyalahinformasi yang telah disediakan, dimana pemakai dituntuoleh menu yang berupa suara pula. Contoh no.109 untukinformasi tagihan telepon.
  • Fax Information Services, mirip voice inf.services, tetapiinformasi yang dikirirm dalam bentuk fax. FIS juga dapatmengunakan komputer.
  • Video Conference, adalah fasilitas untuk berbicara denganlebih dari satu orang lawan bicara melalui video, baik dalambentuk full motion (gerak penuh) maupun freeze frame(gbr.beku). 


KWS ( Knowledge Work System )

Knowledge Work System adalah aplikasi komputer yang dirancang untuk membantu “knowledge workers ” (profesional yang menggunakan informasi sebagai input utama mereka dan yang utama produk informasi yang distilasi) untuk menangkap dan mengatur informasi pekerjaan aktivitas, dan untuk belajar, memprioritaskan , dan melaksanakan tugas-tugas mereka lebih efisien dan efektif. KWS mengintegrasikan metode dan teknologi dari disiplin ilmu manajemen informasi, alur kerja, penjadwalan kerja, agen perangkat lunak, dan pengukuran kerja menjadi “Dukungan Kinerja Lingkungan.” KWS meningkatkan produktivitas dengan memberikan informasi tugas spesifik yang diperlukan, dan dengan berasosiasi semua alat otomatis, agen perangkat lunak, dan referensi dokumen multimedia yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas tertentu.

Contoh Knowledge Work System
Aplikasi pekerjaan pengetahuan utama meliputi sistem CAD, sistem realitas virtual untuk simulasi dan pemodelan, dan workstation keuangan. Computer-aided design (CAD) mengotomatiskan pembuatan dan revisi desain, menggunakan komputer dan perangkat lunak grafik yang canggih. Menggunakan metodologi desain fisik yang lebih tradisional, setiap modifikasi desain memerlukan cetakan yang akan dibuat dan prototipe yang akan diuji secara fisik. Proses itu harus diulang berkali-kali, yang merupakan proses yang sangat mahal dan memakan waktu.

Tujuan Knowledge Management
Tujuan dari knowledge management adalah sebagai berikut :
  • Penghematan waktu dan biaya. Dengan adanya sumber pengetahuan yang terstruktur dengan baik, maka perusahaan akan dengan mudah untuk menggunakan pengetahuan tersebut untuk konteks lainnya, sehingga perusahaan juga bisa menghemat waktu dan biaya yang ada.
  • Peningkatan asset pengetahuaan. Sumber pengetahuan akan memberikan kemudahan bagi setiap karyawan untuk memanfaatkannya, sehingga proses pemanfaatan pengetahuan dilingkungan perusahaan akan meningkat, dan pada akhirnya proses kreatifitas dan inovasi akan terdorong lebih luas dan setip karyawan dapat meningkatkan kompetensinya.
  • Kemampuan beradaptasi. Sebuah perusahaan akan dapat dengan mudah berdaptasi denfan perubahan lingkungan bisnis yang terjadi disekitarnya.
  • Peningkatan produktifitas. Pengetahuan yang sudah ada dapat digunakan ulang untuk proses atau produk yang akan dikembangkan, sehingga produktifitas dari sebuah persuhaan akan meningkat.
  • Jadi tujuan dari knowledge management ini adalah berusaha menghemat waktu yang ada dan memanfaatkan setiap peluang serta mudah beradaptasi terhadap setiap peluang bisnis yang ada.
Manfaat Knowledge Management
Knowledge management memberikan beberapa manfaat sebagai berikut :
  • Meningkatkan pemgambilan keputusan. Pengambilan keputusan yang diambil berdasarkan informasi serta pengalaman yang sudah ditinjau dari berbagai aspek.
  • Meningkatkan efisiensi kerja dan proses. Efisiensi kerja dan proses selalu dievaluasi agar sebuah organisasi dapat bekerja lebih cerdas dan memanfaatkan waktunya dengan baik.
  • Meningkatkan respon terhadap pelanggan. Respon terhadap pelanggan tidak hanya menjadi tanggung jawab bagi customer service saat ini tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan.
  • Meningkatkan jumlah produk atau jasa serta meningkatkan kemampuan didalam berinovasi. Yaitu bagaimana penciptaan sebuah invoasi bukan hanya menjadi tanggung jawab dari para peneliti dan pegembang dan sudah menjadi bagian dari tanggung jawab sebuah perusahaan dalam upaya pengembangan suatu produknya. 

DSS (Decision Support System)

Decision Support System (DSS) merupakan salah satu produk perangkat lunak yang dikembangkan secara khusus untuk membantu manajemen dalam proses pengambil keputusan. Sesuai namanya, tujuan digunakannya system ini adalah sebagai “second opinion” atau “information source” yang dapat dipakai sebagai bahan pertimbangan sebelum seorang manajermemutuskan kebijakan tertentu.

Secara umum, sistem informasi merupakan suatu kumpulan dan komponen-komponen dalam perusahaan atau organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan dan pengaliran informasi. Jogiyanto (2001) menyatakan bahwa sistem informasi adalah sekumpulan hardware, software, brainware, prosedur dan atau aturan yang diorganisasikan untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat guna memecahkan masalah dan pengambilan keputusan.

Jenis-jenis DSS menurut tingkat kerumitan dan tingkat dukungan pemecahan masalahnya adalah sebagai berikut:
  • Mengambil elemen-elemen informasi.
  • Menganalisis seluruh file.
  • Memperkirakan akibat keputusan
  • Menyiapkan laporan dari berbagai file.
  • Mengusulkan keputusan.
  • Membuat Keputusan.

AI (Artificial Intelligence)

Kecerdasan Buatan atau AI (Artificial Intelligence) adalah teknologi sains yang merupakan gabungan dari berbagai displin ilmu seperti teknik komputer, psikologi, bahasa program, matematika, fisika dan sebagainya Tujuan utama mewujudkan AI adalah untuk membangunkan sistem komputer yang dapat berfikir, mendengar, melihat, berjalan, menyentuh dan merasa. Ringkasnya AI adalah satu usaha untuk memindahkan ciri-ciri pemikiran manusia kedalam bentuk mesin yang mampu menemukan, menganalisa dan menyelesaikan masalah.

Tujuan Artificial Intelligence
  • Membuat mesin menjadi lebih pintar (tujuan utama). Misal kita ambil contoh komputer, mesin itu dibuat yang awal mulanya hanya bisa digunakan untuk mengetik begitu dikembangkan fungsinya sehingga dapat digunakan dalam berbagai macam hal seperti bermain game, mulitmedia, editing, dll.
  • Memahami apa itu kecerdasan (tujuan ilmiah). Seiring dengan laju perkembangan teknologi dengan diciptakannya artificial intelligence itu sendiri dianggap mampu membantu dalam memecahkan masalah secara efektif, efisien, dan lebih teliti.
  • Membuat mesin lebih bermanfaat (tujuan entrepreneurial). Keadaan AI pada mesin dapat meningkatkan akurasi pemrosesan. Hal ini tentunya membuat pekerjaan pun menjadi lebih ringan dan dapat memberikan hasil secara maksimal.
Implementasi Software AI

Siri
Siri adalah salah satu asisten pribadi virtual paling populer yang ditawarkan oleh Apple di iPhone dan iPad. Asisten yang diaktifkan sebagai suara perempuan ramah berinteraksi dengan pengguna dalam rutinitas sehari-hari. Dia membantu Anda menemukan informasi, mendapatkan petunjuk arah, mengirim pesan, melakukan panggilan suara, membuka aplikasi, dan menambahkan acara ke kalender.
Siri menggunakan teknologi pembelajaran mesin untuk mendapatkan pertanyaan dan permintaan bahasa alami yang lebih cerdas dan mampu memahami. Ini pasti salah satu contoh paling ikon dari kemampuan belajar pada mesin smartphone.



Netflix
Netflix tidak memerlukan pengenalan — ini adalah layanan konten-on-demand yang sangat populer yang menggunakan teknologi prediktif untuk menawarkan rekomendasi berdasarkan reaksi, minat, pilihan, dan perilaku konsumen. Teknologi ini memeriksa dari sejumlah catatan untuk merekomendasikan film berdasarkan kecintaan dan reaksi Anda sebelumnya.
Aplikasi ini menjadi lebih cerdas setiap tahun. Satu-satunya kelemahan dari teknologi ini adalah film kecil akan luput dari perhatian sementara film-film besar tumbuh dan menyebar di platform. Tapi seperti yang saya tulis sebelumnya, itu masih meningkat dan belajar.



GDSS ( Group Decision Support System )

Bila kelompok perlu bekerja bersama-sama untuk membuat keputusan semi- terstruktur dan tak-terstruktur, maka group Decision support System membuat suatu solusi. Group Decision Support System (GDSS), yang digunakan di ruang khusus yang dilengkapi dengan sejumlah konfigurasi yang berbeda-beda, memungkinkan anggota kelompok berinteraksi dengan pendukung elektronik- seringnya dalam bentuk perangkat lunak khusus-dan suatu fasilitator kelompok khusus. GDSS dimaksudkan untuk membawa kelompok bersama – samamenyelesaikan masalah dengan memberi bantuan dalam bentuk pendapat, kuesioner, konsultasi, dan skenario. Perangkat lunak GDSS dirancang untuk meminimal kan perilaku kelompok negatif tertentu seperti kurangnya partisipasi berkaitan dengan kekhawatiran atau tindakan balasan untuk menyatakan bahwa sudut pandang tidak dikenal, domonasi oleh anggota kelompok vokal, dan
pembuatan keputusan ‘group think’. Kadang-kadang GDSS dibahas menurut istilah yang lebih umum Computer Supported Collaborative Work (CSCW), yang mencakup pendukung perangkat lunak yang disebut ‘groupware’ untuk kolaborasi tim melalui komputer yang terhubung dengan jaringan.



Executive Support System (ESS)

Executive Information System (EIS) atau disebut juga sebagai Executive Support System (ESS) adalah sistem berbasis komputer yang interaktif, yang memungkinkan pihak eksekutif untuk mengakses data dan informasi, sehingga dapat dilakukan pengidentifikasian masalah, pengeksplorasian solusi, dan menjadi dasar dalam proses perencanaan yang sifatnya strategis.

Analisa untuk kelebihan Executive Support System
  • Mudah bagi eksekutif tingkat atas untuk menggunakannya.
  • Mampu menganalisa tren.
  • Augmentation kemampuan kepemimpinan manajer.
  • Tingkatkan pemikiran pribadi dan pengambilan keputusan.
  • Kontribusi fleksibilitas kontrol strategis.
  • Meningkatkan daya saing organisasi di pasar.
  • Instrumen perubahan.
  • Meningkatnya wawasan waktu eksekutif.
  • Sistem pelaporan yang lebih baik.
  • Peningkatan model mental eksekutif bisnis.
  • Membantu meningkatkan pembangunan konsensus dan komunikasi.
  • Perbaiki otomasi kantor.
  • Kurangi waktu untuk mencari informasi.
  • Identifikasi awal kinerja perusahaan.
  • Detail pemeriksaan faktor keberhasilan kritis.
  • Pemahaman yang lebih baik.
  • Manajemen waktu.
  • Peningkatan kapasitas dan kualitas komunikasi.

Analisa untuk kekurangan Executive Support System
  • Fungsi terbatas.
  • Sulit untuk mengukur manfaat.
  • Eksekutif mungkin menghadapi informasi yang berlebihan .
  • Sistem bisa menjadi lambat.
  • Sulit menyimpan data terkini.
  • Dapat menyebabkan data yang kurang valid dan tidak aman.
  • Tidak cocok untuk perusahaan kecil.

Iklan Tengah Artikel 2